Poem of The Week #17: Berwujud Simbol Kebahagiaan

Header

header adsjavascript:void(0)

Poem of The Week #17: Berwujud Simbol Kebahagiaan

Berwujud Simbol Kebahagiaan

Seperti warna dinding rumah yang terkikis air hujan
Setiap rintik yang jatuh, membuatnya luntur perlahan

Kenangan yang pernah terabadikan
Pun ikut sirna secara perlahan

Sementara Aku, masih berada dalam penantian yang panjang
Menghitung hari demi hari, sampai sinar yang cerah kembali datang
Pucatnya mata, menanti waktu yang tepat
Pudarnya senyuman, yang sempat kau titipkan

Bahkan, Aku tak pernah merasakan tengara dalam perpisahan kita
Kamu hanya berlirih menyerukan sapa
Seraya melemparkan senyuman ayu

Aku tenang, dan akan kujagakan senyum yang kau titipkan
Rasanya serupa berselimut hangat
Terasa nyaman, meski hanya satu senyuman yang kau hantarkan

Jika Tuhan memberikan kesempatan untuk hamba memantaskan diri
Aku anggap jarak ini muncul menjadi penanda
Ingatkan aku dengan janji ini,
Tepat setelah badai dan topan pergi
Aku akan datang, berwujud menyerupai “Simbol Bahagia”
Menyertaimu dalam doa dengan lantunan Basmalah.




Kendari, 1 Mei 2020


Keyword: Indonesia Poem, Puisi Diksi Sulawesi, Puisi Dari Sulawesi

Read Other Poem's Right Here

About The Author Here..

Post a Comment

1 Comments